Selasa, 22 Juli 2014

Catatan Penyair Keder



LEMBAYUNG SENJA

datang dan pergi tanpa terduga
hasrat memburu nafsu menjulur
rengkuh nikmat dalam diri
pikiran melayang di malam kelam
nelangsa angan cinta tak terberi
terselimuti mimpi hati mengiba
terjaga entah dimana berada kini
indahnya rona lembayung senja

Top of Form
PROBLEMA

kala senja menjelang
gambar semu terpampang
bersatu diperaduan kenikmatan
urat syaraf tegang tak tertahan
ingin segera menyelesaikan
problema hidup yang mengangkang
berjalan sendiri tanpa arah tujuan
mencari jawaban pada kenyataan

Top of Form
POLIGAMI

kontroversi nikah sirri
konsekuensi hidup
di negara demokrasi
apakah harta duniawi berlimpah
dapat menjamin biduk rumah tangga
suami istri berjalan dengan mulus
tentu saja tak sesederhana itu
naluri wanita pada dasarnya sama
ingin dicinta dan dimanja sepenuhnya
tak mungkin rela membiarkan suaminya
berada dalam pelukan wanita lain
lalu apakah sang suami sanggup
berbuat adil pada dua istri
dan apakah sang suami
sudah menjalankan syariat nabi
dalam hal poligami
yang kini banyak disalah tafsirkan
sebagai sunah nabi
ataukah ini dilema para istri

Top of Form
RITUAL SESAT

ada apa gerangan
semua tinggal nama
tinggal tulisan pena
perbuatan tak bermakna
sadarkah semua diperalat
untuk dapatkan surat surat
semua sekedar ritual sesat
di jeruji kepentingan sesaat

Top of Form
MEMBISU

malam menjelang
tubuh dingin sendirian
tak ada selimut membentang
semua hanyut terbawa kalut
kasur hidup telah hilang lenyap
bersama angan mengepak terbang
bantal guling jadi saksi hidup

membisu

dikala diri tumpahkan
mimpi kenikmatan

Top of Form
MADU KEHIDUPAN

hujan perlahan reda
bulan bintang merenda
langit cerah awan berarak

bunga mekar berduri di jalan
kumbang mulai berkeliaran
mencari madu madu kehidupan

pikiran terganggu kenyataan
pertanyaan yang mengangkang
di depan tanpa jawaban

rindu hati ingin kembali
tetapi madu terus membayangi
sampai kapankah bunga mekar
tebarkan aroma tak terpahami

mencoba menginsyafi diri
jejak langkah dosa menghalangi

apakah ini suratan takdir ilahi

ataukah hanya ego dalam diri
Top of Form
JANJI POLITISI

terik mentari tengah hari
nimat sendiri dalam sunyi
rokok dan kopi menemani

terbersit dalam hati
selalu bermimpi
menagih segala janji
iming-iming para politisi

semua kini berebut kursi
beralaskan tikar demokrasi

pimpinan organisasi
coba amankan posisi

menunggu intruksi
menggapai imaji
menjala ilusi

kontradiksi dunia fantasi

Top of Form
Rahmatan Lil'alamiin

kehadirannya di bumi anugerah semesta
debu dan pasir laksana intan mutiara
jejak langkahnya menyejukkan jiwa
padang tandus terasa taman surga
bangkitkan rindu ingin mengunjunginya
pengajarannya alirkan hikmah dan kearifan
bagaikan zamzam tak kering sepanjang jaman
menjadikan rahmat bagi sekalian alam

Top of Form
REFORMASI

berdasi
berdiri di kursi

berdiskusi
bicara konsumsi

berkoalisi ingin bergengsi
beroposisi berebut sensasi

berdasi
berdiskusi
berkoalisi
beroposisi

akhirnya Korupsi

reformasi seperti nasi basi

Top of Form
CHAOS DISORDER

boleh yakin boleh bimbang
satu faktor yang belum tuntas
apa yang telah terencana
kereta terus melaju cepat
sontak timbul goncangan hebat
isi gerbong saling berbenturan
manusia dengan benda
benda dengan benda
manusia dengan manusia

chaos
disorder

Tidak ada komentar:

Posting Komentar