APA MUNGKIN AKU INI VAMPIR
resah gelisah selalu mampir
harapan perlahan minggir
kehidupan seakan mencibir
darah diselokan berbau anyir
apa mungkin aku ini vampire
resah gelisah selalu mampir
harapan perlahan minggir
kehidupan seakan mencibir
darah diselokan berbau anyir
apa mungkin aku ini vampire
KAMPRET
aku adalah kampret
anjing menggonggong di siang bolong
pikiran meneropong jiwa yang kosong
angin melesat tubuh terpeleset
aku adalah kampret
ketika mepet selalu kaget
aku adalah kampret
anjing menggonggong di siang bolong
pikiran meneropong jiwa yang kosong
angin melesat tubuh terpeleset
aku adalah kampret
ketika mepet selalu kaget
SILAM
bulan bintang
temani malam
gelap kelam
bayang masa silam
harapan setia
menunggu di depan
kalah menang
takdir kehidupan
bulan bintang
temani malam
gelap kelam
bayang masa silam
harapan setia
menunggu di depan
kalah menang
takdir kehidupan
VIRUS PENDUSTA
pelaku pendusta beragam
seperti takkan ada habis habisnya
mulai dari kelas teri sampai kelas menteri
mulai dari kelas ABG sampai kakek nenek
mulai dari kelas madat sampai para ustadz
mulai dari kelas priyayi sampai kelompok kiai
mulai dari tukang cukur hingga gerombolan pastur
mulai dari penjara sampai manusia yang merdeka
jiwa penat terselubungi penyimpangan rohani
virus para pendusta menjangkiti seantero negeri
apakah ini sebuah pernyataan
ataukah ini kenyataan
pelaku pendusta beragam
seperti takkan ada habis habisnya
mulai dari kelas teri sampai kelas menteri
mulai dari kelas ABG sampai kakek nenek
mulai dari kelas madat sampai para ustadz
mulai dari kelas priyayi sampai kelompok kiai
mulai dari tukang cukur hingga gerombolan pastur
mulai dari penjara sampai manusia yang merdeka
jiwa penat terselubungi penyimpangan rohani
virus para pendusta menjangkiti seantero negeri
apakah ini sebuah pernyataan
ataukah ini kenyataan
JAKARTA I
tergenang
terkenang
terpampang
air memasuki pintu gerbang ibukota
dimana
kemana
siapa
mengapa
petinggi negeri dan wakil rakyat
terus saja
berulang
terulang
mengulang
bencana melanda kota Jakarta
tergenang
terkenang
terpampang
air memasuki pintu gerbang ibukota
dimana
kemana
siapa
mengapa
petinggi negeri dan wakil rakyat
terus saja
berulang
terulang
mengulang
bencana melanda kota Jakarta
ELING
begitu nikmat
apa saja dapat terlihat
begitu manja
apa yang dimau tersedia
pikiran melebar antara sadar tak sadar
jiwa terasuki nafsu ambisi menggebu
tubuh menggelepar lunglai terkapar
apakah semuanya eling dan sadar?
begitu nikmat
apa saja dapat terlihat
begitu manja
apa yang dimau tersedia
pikiran melebar antara sadar tak sadar
jiwa terasuki nafsu ambisi menggebu
tubuh menggelepar lunglai terkapar
apakah semuanya eling dan sadar?
ISLAM PHOBIA
shalawatlah
menuju gerbang syafaat
shalatlah
ketuk pintu supaya tidak telat
mengajilah
tajamkan taji hingga telepati
berzakatlah
undang semesta untuk mendekat
berhajilah
menuju hidup bermakna dan berarti
shalawatlah
menuju gerbang syafaat
shalatlah
ketuk pintu supaya tidak telat
mengajilah
tajamkan taji hingga telepati
berzakatlah
undang semesta untuk mendekat
berhajilah
menuju hidup bermakna dan berarti
PETUAH ANAK NEGERI
disini berdiri kibarkan panji
sebarkan petuah petuah negeri
telusuri lubang birokrasi
siapkan nyali tajamkan taji
bersama mengharap janji
retorika para petinggi
tenangkan ambisi
kendalikan emosi
selamatkan ibu pertiwi
disini berdiri kibarkan panji
sebarkan petuah petuah negeri
telusuri lubang birokrasi
siapkan nyali tajamkan taji
bersama mengharap janji
retorika para petinggi
tenangkan ambisi
kendalikan emosi
selamatkan ibu pertiwi
MANUSIA
hidup memang membosankan
ditempat yang membosankan
sejuk panas terbuka tertutup basah
tempat dimana tempat itu tempat
bosan mendata pertanyaan
berubah sampai menjadi gila
apakah ini namanya manusia
selalu aneh dalam berkata kata
hidup memang membosankan
ditempat yang membosankan
sejuk panas terbuka tertutup basah
tempat dimana tempat itu tempat
bosan mendata pertanyaan
berubah sampai menjadi gila
apakah ini namanya manusia
selalu aneh dalam berkata kata
ANEH
aneh tempat ini
aneh
semuanya aneh
bermain main dengan fakta kenyataan
semua butuh peranan dan juga pegangan
masyarakat biasa maupun kaum intelektual
melangkah diatas maksud dan tujuan sendiri
salah mengerti terlalu banyak menganggap
partai politik sarang kutu loncat kepemimpinan
petinggi negeri hidupkan budaya pemberian upeti
perhatian dan prestasi nantikan segalanya terjadi
bersikap dan berbuat jadikan segala sesuatu terjadi
tapi mengapa semua nilainya hanya semahal debu
aneh
mestinya semua bernilai esensi dan eksistensi
aneh tempat ini
aneh
semuanya aneh
bermain main dengan fakta kenyataan
semua butuh peranan dan juga pegangan
masyarakat biasa maupun kaum intelektual
melangkah diatas maksud dan tujuan sendiri
salah mengerti terlalu banyak menganggap
partai politik sarang kutu loncat kepemimpinan
petinggi negeri hidupkan budaya pemberian upeti
perhatian dan prestasi nantikan segalanya terjadi
bersikap dan berbuat jadikan segala sesuatu terjadi
tapi mengapa semua nilainya hanya semahal debu
aneh
mestinya semua bernilai esensi dan eksistensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar