Selasa, 22 Juli 2014

Catatan Penyair Keder



SONETA TEMBANG KEPASTIAN

adalah memalukan
hari-hari berlalu
tanpa kata
bunga-bunga mekar

dan musim semi tiba
musim panas
musim dingin
dan musim semi

akan berlalu
kita akan menjadi
tanah dan debu

Top of Form

SONETA SUARA BURUNG

janganlah kalian menyusahkan
diri sendiri dan menyusahkanku
cakar-cakarku telah tertancap
di sudut peti mati ini oleh paku cinta

itulah sebabnya aku hinggap disini
janganlah bersusah payah
sejak saat ini jasadnya dirawat
oleh para Malaikat

jika bukan karena kegaduhan
niscaya jasad terbang ke angkasa
seperti elang putih bersama kami

Top of Form
SONETA MAHABBAH

tenggelamkan daku dalam cinta-Mu
hingga tak ada sesuatu pun menggangguku
dalam perjumpaan dengan-Mu
bintang gemintang berkelap-kelip

manusia terlena dalam buaian tidur terlelap
pintu-pintu istana telah rapat tertutup
malam pun berlalu
dan siang datang menjelang

aku resah gelisah
apakah persembahan malamku Kau terima
hingga aku berhak mereguk bahagia

Top of Form
SONETA AKHIR JAMAN

isyarat kini
terasa
gejala datang
makin berkurang

banyak bicara
tak mengamalkan
memutar lisan
kriminalisasi kitab suci

haram halal
disesuaikan
menyesuaikan

Top of Form

SONETA MAHA KEPASTIAN
ujan dosa di dinding neraka
puisi tafsir hidup hakiki
tuhan maha kepastian
dan makhluk maha ketidakpastian

kepastian dan ketidak pastian
Tuhan dan mahluk
Tuhan maha mencipta kepastian
dan ketidak pastian

realitas materialistis mengisi
kepastian telah luntur disudutkan
kini dunia dihujani oleh ketidakpastian

Top of Form
SONETA KIAMAT

ada apakah gerangan
dan mengapa bisa terjadi
agama tinggal nama
kitab suci tinggal tulisan

banyak orang mengaku beragama
tapi perbuatannya tak mencerminkan
aktualisasi orang beragama
sadarkah kini agama diperalat

untuk mendapatkan surat-surat
untuk mempermudah perkawinan
untuk memperlancar perdagangan

Top of Form

SONETA RUANG DAN WAKTU

peti mati berisi huruf-huruf abjad
susunan huruf-huruf tersebut diulang
sepanjang jaman tak terbatas
oleh bilangan tahun atau abad

tak mustahil suatu saat nanti
susunan-susunan tersebut
akan menghasilkan sesuatu
sebuah syair puisi

yang mudah dipahami
segala kejadian hanya kebetulan
tak terbatas ruang dan waktu

Top of Form
SONETA KELAM

melupakan terangnya pagi
merindukan cahaya bintang
bulatan cakrawala
menjadi pusaran mimpi

berdiri bagai burung gagak
bersuara menunggu malam
butiran air sebening kristal
pada ujung sayap kekuasaan

jatuh berderai
sebagai tangisan
dipenghujung malam

Top of Form
SONETA MAKRIFATILLAH

sempurna terisap dalam
selamanya
tak punya tingkah
dan laku

tak punya kehendak apa-apa
tlah menjadi buta
tuli dan bisu
dan lenyap perasaannya

gerak
tingkah dan laku
bagaimana Sang Pencipta

Top of Form
SONETA GELAP

dunia gelap tak ada cahaya bulan
bintang-bintang bersembunyi
dibalik kegelapan air laut tampak gelap
dan hawa dingin menembus tulang

air menutupi segalanya
lautan laksana sampan
yang mengambang
ditengah ombak

bergolak
bergejolak
gelap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar