SONETA TEMBANG KEPASTIAN
adalah memalukan
hari-hari berlalu
tanpa kata
bunga-bunga mekar
dan musim semi tiba
musim panas
musim dingin
dan musim semi
akan berlalu
kita akan menjadi
tanah dan debu
adalah memalukan
hari-hari berlalu
tanpa kata
bunga-bunga mekar
dan musim semi tiba
musim panas
musim dingin
dan musim semi
akan berlalu
kita akan menjadi
tanah dan debu
SONETA SUARA BURUNG
janganlah kalian menyusahkan
diri sendiri dan menyusahkanku
cakar-cakarku telah tertancap
di sudut peti mati ini oleh paku cinta
itulah sebabnya aku hinggap disini
janganlah bersusah payah
sejak saat ini jasadnya dirawat
oleh para Malaikat
jika bukan karena kegaduhan
niscaya jasad terbang ke angkasa
seperti elang putih bersama kami
janganlah kalian menyusahkan
diri sendiri dan menyusahkanku
cakar-cakarku telah tertancap
di sudut peti mati ini oleh paku cinta
itulah sebabnya aku hinggap disini
janganlah bersusah payah
sejak saat ini jasadnya dirawat
oleh para Malaikat
jika bukan karena kegaduhan
niscaya jasad terbang ke angkasa
seperti elang putih bersama kami
SONETA MAHABBAH
tenggelamkan daku dalam cinta-Mu
hingga tak ada sesuatu pun menggangguku
dalam perjumpaan dengan-Mu
bintang gemintang berkelap-kelip
manusia terlena dalam buaian tidur terlelap
pintu-pintu istana telah rapat tertutup
malam pun berlalu
dan siang datang menjelang
aku resah gelisah
apakah persembahan malamku Kau terima
hingga aku berhak mereguk bahagia
tenggelamkan daku dalam cinta-Mu
hingga tak ada sesuatu pun menggangguku
dalam perjumpaan dengan-Mu
bintang gemintang berkelap-kelip
manusia terlena dalam buaian tidur terlelap
pintu-pintu istana telah rapat tertutup
malam pun berlalu
dan siang datang menjelang
aku resah gelisah
apakah persembahan malamku Kau terima
hingga aku berhak mereguk bahagia
SONETA AKHIR JAMAN
isyarat kini
terasa
gejala datang
makin berkurang
banyak bicara
tak mengamalkan
memutar lisan
kriminalisasi kitab suci
haram halal
disesuaikan
menyesuaikan
isyarat kini
terasa
gejala datang
makin berkurang
banyak bicara
tak mengamalkan
memutar lisan
kriminalisasi kitab suci
haram halal
disesuaikan
menyesuaikan
SONETA MAHA KEPASTIAN
ujan dosa di dinding neraka
puisi tafsir hidup hakiki
tuhan maha kepastian
dan makhluk maha ketidakpastian
kepastian dan ketidak pastian
Tuhan dan mahluk
Tuhan maha mencipta kepastian
dan ketidak pastian
realitas materialistis mengisi
kepastian telah luntur disudutkan
kini dunia dihujani oleh ketidakpastian
ujan dosa di dinding neraka
puisi tafsir hidup hakiki
tuhan maha kepastian
dan makhluk maha ketidakpastian
kepastian dan ketidak pastian
Tuhan dan mahluk
Tuhan maha mencipta kepastian
dan ketidak pastian
realitas materialistis mengisi
kepastian telah luntur disudutkan
kini dunia dihujani oleh ketidakpastian
SONETA KIAMAT
ada apakah gerangan
dan mengapa bisa terjadi
agama tinggal nama
kitab suci tinggal tulisan
banyak orang mengaku beragama
tapi perbuatannya tak mencerminkan
aktualisasi orang beragama
sadarkah kini agama diperalat
untuk mendapatkan surat-surat
untuk mempermudah perkawinan
untuk memperlancar perdagangan
ada apakah gerangan
dan mengapa bisa terjadi
agama tinggal nama
kitab suci tinggal tulisan
banyak orang mengaku beragama
tapi perbuatannya tak mencerminkan
aktualisasi orang beragama
sadarkah kini agama diperalat
untuk mendapatkan surat-surat
untuk mempermudah perkawinan
untuk memperlancar perdagangan
SONETA RUANG DAN WAKTU
peti mati berisi huruf-huruf abjad
susunan huruf-huruf tersebut diulang
sepanjang jaman tak terbatas
oleh bilangan tahun atau abad
tak mustahil suatu saat nanti
susunan-susunan tersebut
akan menghasilkan sesuatu
sebuah syair puisi
yang mudah dipahami
segala kejadian hanya kebetulan
tak terbatas ruang dan waktu
peti mati berisi huruf-huruf abjad
susunan huruf-huruf tersebut diulang
sepanjang jaman tak terbatas
oleh bilangan tahun atau abad
tak mustahil suatu saat nanti
susunan-susunan tersebut
akan menghasilkan sesuatu
sebuah syair puisi
yang mudah dipahami
segala kejadian hanya kebetulan
tak terbatas ruang dan waktu
SONETA KELAM
melupakan terangnya pagi
merindukan cahaya bintang
bulatan cakrawala
menjadi pusaran mimpi
berdiri bagai burung gagak
bersuara menunggu malam
butiran air sebening kristal
pada ujung sayap kekuasaan
jatuh berderai
sebagai tangisan
dipenghujung malam
melupakan terangnya pagi
merindukan cahaya bintang
bulatan cakrawala
menjadi pusaran mimpi
berdiri bagai burung gagak
bersuara menunggu malam
butiran air sebening kristal
pada ujung sayap kekuasaan
jatuh berderai
sebagai tangisan
dipenghujung malam
SONETA MAKRIFATILLAH
sempurna terisap dalam
selamanya
tak punya tingkah
dan laku
tak punya kehendak apa-apa
tlah menjadi buta
tuli dan bisu
dan lenyap perasaannya
gerak
tingkah dan laku
bagaimana Sang Pencipta
sempurna terisap dalam
selamanya
tak punya tingkah
dan laku
tak punya kehendak apa-apa
tlah menjadi buta
tuli dan bisu
dan lenyap perasaannya
gerak
tingkah dan laku
bagaimana Sang Pencipta
SONETA GELAP
dunia gelap tak ada cahaya bulan
bintang-bintang bersembunyi
dibalik kegelapan air laut tampak gelap
dan hawa dingin menembus tulang
air menutupi segalanya
lautan laksana sampan
yang mengambang
ditengah ombak
bergolak
bergejolak
gelap.
dunia gelap tak ada cahaya bulan
bintang-bintang bersembunyi
dibalik kegelapan air laut tampak gelap
dan hawa dingin menembus tulang
air menutupi segalanya
lautan laksana sampan
yang mengambang
ditengah ombak
bergolak
bergejolak
gelap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar